Skip to main content

Mahasiswa KKN UNHAS mengadakan pelatihan Pertolongan Pertama Kepada Pelajar di Pulau Sebatik

Pelatihan Pertolongan Pertama kepada Pelajar

Nunukan, kalimantasn timur (30/11/2012) - Peserta kuliah kerja Nyata (KKN) universitas hasanuddin melakukan kegiatan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) kepada siswa Palang Merah Remaja (PMR) SMP Negeri 2 Dan SMAN 1 sebatik tengah. Kegiatan ini telah berlangsung selama 2 hari sejak hari kamis (29/11) di depan halaman Asrama putra SMPN 2 sebatik.

“Pelatihan PPGD ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan cara pertolongan pertama pada korban kecelakaaan” ujar Mulafarsyah mahasiswa kedokteran umum yang ditemuai saat melakukan pelatihan.  Mulafarsyah juga menambahkan bahwa “ Pelatihan PPGD ini  lebih pada praktek bagaimana cara menangani atau memberikan  pertolongan pertama pada korban kecelakaan”. Sehingga dengan adanya pelatihan ini siswa PMR dari Sekolah sebatik tengah bisa menjadi sambung tangan dari para dokter atau tim kesehatan  di daerah terpencil khususnya di daerah  perbatasan yang masih  sangat minim akan tenaga medis” tambahnya.

Berdasarakan hasil survey mahasiswa KKN Unhas di Perbatasan telah ditemukan banyak keluhan masyarakat mengenai minimnya pemberian pertolongan pertama pada korban kecelakaan. “Kami disini kekurangan tenaga medis” ujar Pak Halim selaku Ketua RT 12, Desa Aji Kuning. Ia juga menambahkan bahwa “Kami terkadang kesal, Karena saat kami mebawa korban ke Puskesmas, dokter jarang ditempat”. Sementara itu, pengetahuan masyarakat mengenai PPGD masih sangat minim bahkan tidak ada yang tahu.

Disisi lain, korban kecelakaan lalu lintas terbanyak  terjadi pada anak usia remaja. Terutama siswa SMP  dan SMA yang kesehariannya menggunakan kendaraan bermotor ke sekolah dengan kondisi jalan yang rusak parah dan bergunung-gunung. Karenanya siswa sangat  rentan terhadap kecelakaan lalu lintas saat membawa kendaraan menuju sekolah yang jaraknya cukup jauh. “ Disini itu ada siswa yang tinggal 10 km dari sekolah. Rumahnya sudah dekat dengan Sabah, malaysia” ujar La Alimu selaku kepala sekolah SMAN 1 sebatik saat ditemui di ruangannya.


Berdasarkan hal tersebut, maka terlaksanalah kegiatan PPGD dari peserta KKN UNHAS dengan penuh harapan agar korban kecelakaan dapat mendapatkan pertolongan lebih awal sebelum di bawa kepuskesmas atau ke rumah sakit. Sehingga penurunan angka kematian di kawasan terpencil yang kurang akan tenaga medis dapat di minimalisir.